Bayangkan kamu tumbuh besar di sebuah kota kecil dan belum pernah bepergian lebih jauh dari beberapa jam perjalanan. Dunia kamu hanya mencakup radius beberapa ratus mil, tapi itulah satu-satunya yang kamu ketahui. Semua orang saling mengenal, ada gereja Kristen di setiap sudut, dan hanya ada satu restoran Cina yang dapat ditemukan dalam jarak beberapa mil dari batas kota. Anda hanya mengetahui tradisi yang diajarkan orang tua Anda saat Anda tumbuh besar. Anda tahu bahwa dunia ini lebih luas daripada apa yang ada di sekitar Anda, tetapi dunia itu tampak aneh, menakutkan, dan asing.
Di situlah peran perjalanan. Bayangkan Anda tumbuh besar di pedesaan Arkansas, lalu Anda melakukan perjalanan ke Rio de Janeiro, Brasil. Selama perjalanan, Anda akan melihat warna kulit yang berbeda, mendengar bahasa yang berbeda, dan mencium aroma yang berbeda. Bayangkan Anda tumbuh besar di sebuah peternakan di Montana, lalu Anda melakukan perjalanan ke Tokyo, Jepang. Anda akan menjumpai agama-agama baru, mencicipi makanan baru, dan menemukan budaya yang berbeda. Tiba-tiba, dunia terasa jauh lebih luas daripada yang pernah Anda bayangkan.
Bepergian itu mengasyikkan! Saat Anda menjelajahi berbagai pemandangan, melihat monumen-monumen baru, dan mencicipi hidangan lezat yang belum pernah dicoba sebelumnya, Anda pun tumbuh sebagai pribadi. Namun, manfaat sesungguhnya adalah pengetahuan yang bisa Anda peroleh dari dunia luar. Setiap interaksi baru dengan orang lain mengajarkan Anda untuk menjadi lebih toleran. Hal-hal baru tidak lagi terasa aneh, melainkan hanya berbeda dari apa yang Anda kenal sejak kecil. Saat Anda bepergian, dunia Anda menjadi lebih luas dan Anda menjadi orang yang berpikiran terbuka serta berjiwa baik. Jadi, tunggu apa lagi? Berhentilah merasa takut, terjunlah dengan sepenuh hati, dan ambil kendali atas masa depan Anda. Pergilah ke tempat yang selalu Anda impikan. Jangan biarkan impian Anda sirna; wujudkanlah.